Monday, November 12, 2007

Mengapa Berbuat Baik?

@
31:22. Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.

55:60-61. Tidak ada balasan (yang pantas) bagi kebaikan kecuali kebaikan (pula). Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

28:84. Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya pahala yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.

39:10. Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu.” Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

7:56. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

24:55. Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.

Berarti, kita berbuat baik bukan hanya karena mengharap pahala atau balasan di akhirat, tetapi kebaikan pun akan dibalas juga di dunia.

Sunday, November 11, 2007

Masa yang Panjang untuk Menundukkan Hati

@
57:16. Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.

Belumkah datang waktunya bagi kita untuk mulai menilik hati, merenungi diri berapa jauhnya jarak kita dengan kebenaran? Apa yang sudah kita lakukan terhadap kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepada kita? Jangan sampai, hati ini dibiarkan lama tidak terkena cahaya kebenaran, sehingga menjadi keras, getas, dan kering. Segera kembali, mumpung masih ada waktu dan usia.

Pembukaan

@
Alhamdulillah, akhirnya terbuka juga kesempatan untuk menuliskan jejak-jejak permenungan, rasa ingin tahu, dan keindahan kandungan Al Quran yang sempat ‘mengena’ sepanjang perjalanan hidupku.

Mudah-mudahan ini dapat menjadi pengingat diriku dan wadah sharing dengan rekan-rekan tamu pembaca blog ini.

Thank you for reading!